Akhir Tahun dan Awal Tahun

Alhamdulillah,
Tidak terasa sudah menemui penghujung tahun 2014. Masuk akhir tahun, saya biasanya mereview kembali gol atau target yang sudah terpenuhi, sedang berjalan, atau bahkan terlewat. Banyak yang sudah terjadi di tahun 2014 ini. Saya merasa di tahun 2014 banyak sekali cobaan yang mendera. Dengan melihat dan menjalani yang telah terjadi banyak kesimpulan yang saya dapatkan.

Diantara kesimpulan-kesimpulan saya, beberapa yang bisa saya tuliskan disini yaitu:
  • Janji itu adalah kulit dari kejujuran, tanpa kejujuran janji itu bukanlah apa-apa. Janji itu berat, maka bila tidak yakin bisa menepati, tidak usah berjanji.
  • Gol itu harus dibagi menjadi bagian yang lebih kecil, sampai terkecil hingga kita bisa melaksanakan. Strategi mencapai gol dilakukan dari yang kecil, saat ini, oleh kita sendiri.
  • Apapun yang kita usahakan, sehebat apapun kita berupaya, sekuat apapun kita berdoa, semuanya tergantung keputusan Tuhan.
Sedangkan harapan diawal tahun 2015, saya melihat beberapa peluang yang sebelumnya tidak saya ketahui di tahun 2014. Peluang-peluang tersebut membutuhkan suatu perencanaan yang matang. Saya harus bersiap diri dengan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Saya tidak ingin kegagalan di tahun 2014 terulang. Penyebab kegagalan saya yang bisa menjadi pelajaran bagi anda yang mau membaca tulisan ini adalah tidak fokus pada gol. Ketika tahu ada peluang atau hal menarik diantara gol, semua ingin dicapai bersamaan. Akhirnya gol menjadi bias menjadi samar dan yang terjadi adalah kelelahan karena banyak hal yang ingin dicapai. 
goal-target

Diantara yang terlewat ada banyak hal yang harus disyukuri. Saya bukanlah apa-apa tanpa pertolongan Tuhan. Sejujurnya semua yang saya peroleh adalah karena sayangnya Tuhan. Semoga kedepan tambah syukur, tambah sabar, sehingga banyak berkahnya. Amin.

Poskan Komentar