6 Tahap Cara Membuat Aplikasi Game Impianmu Sendiri

Bermain game sekarang menjadi aktivitas yang banyak dilakukan orang. Bermain game adalah aktivitas yang menyenangkan, apalagi bisa membuat gamenya sendiri. Memiliki game buatan sendiri merupakan cita-cita banyak orang. Sayangnya cita-cita ini seringkali tidak segera diwujudkan dengan berbagai alasan. Membuat game adalah sebuah proses yang seru dengan melalui berbagai tahapan. 

Setelah game berhasil dibuat, memainkannya sendiri dapat menimbulkan kepuasan yang tak terkatakan. Lebih puas lagi saat game kamu dimainkan orang lain dan orang tersebut menyukainya. Bonusnya kamu juga bisa mendapat penghasilan dari game buatanmu sendiri melalui berbagai cara monetisasi yang tentu sangat menyenangkan.

Sekarang ini banyak sekali game yang bisa kita temui di berbagai sistem operasi dan platform yang berbeda-beda. Setiap game dibuat dengan cara yang berbeda-beda tetapi memiliki kesamaan dalam konsep membangunnya. Setiap game adalah hasil dari perwujudan imaginasi dan kreativitas individu atau tim yang membuatnya.

cara membuat game sendiri


Membuat Game Sendiri

Dasar dari game adalah ide. Ide kemudian ditulis menjadi urutan perintah logika suatu bahasa pemrograman kemudian disusun dengan melibatkan gambar dan suara.  Semakin kamu mahir dalam mengolah ketiga hal dasar tersebut maka kamu semakin bebas dalam menuangkan ide kreatif kamu. 

Tidak jarang game juga ditambah hasil olahan gambar dan suara seperti misalnya animasi dan video.

Jadi dari mana saya harus mulai?

Game yang bagus adalah game yang berhasil dibuat dan bisa diterima banyak orang sesuai dengan keinginan sang pembuatnya. Setidaknya kamu perlu mengetahui beberapa tahapan dalam membuat game. 

Tahapan Membuat Game:

a. Riset dan Konsep

b. Membuat Dokumen Desain

c. Memilih dan menentukan Software

d. Menulis Kode Pemrograman

e. Tes Game

f. Mulai Memasarkan


Mari kita bahas satu-persatu tahapan diatas

a. Riset dan Konsep

Tahap ini bisa menjadi titik awal game kamu nantinya akan dimainkan orang lain atau kamu nikmati sendiri. Langkah pertama ini adalah merenungkan tipe game apa yang tidak hanya kamu inginkan sendiri tapi juga diinginkan orang. Sebaiknya keinginanmu ditunjang dengan data agar selain kamu semangat membuatnya, kamu juga sudah bisa mengukur siapa saja calon pengguna, berapa banyak yang akan menggunakan, pilihan warna yang disukai calon pengguna game kamu, bagaimana cara memasarkannya dan lain sebagainya.

Menentukan Tujuan Game di awal akan sangat membantu pada proses berikutnya. Ada banyak contoh game saat ini yang sukses membuat banyak orang memainkannya. Tapi dipihak lain banyak juga game yang tidak menarik dimainkan bahkan tidak disukai oleh pembuatnya sendiri. Tentu saja hal ini menjadi hal yang sering terjadi bila kita tidak memiliki tujuan awal yang jelas. 

Setiap game yang bagus tentu memiliki tujuan dasar seperti menghibur, mengedukasi, menantang, membuat penasaran dan lain sebagainya. Tetapi kamu perlu menentukan dulu apa yang kamu inginkan bila orang lain memainkan game kamu. 

Misalkan game kamu bertujuan untuk menghibur orang yang tidak punya banyak waktu, seperti saat menunggu antrian di kedai kopi. Dengan tujuan tersebut maka kamu harus membuat game yang sederhana dengan mudah dimainkan dan selesai dalam sesi atau level yang tidak banyak memakan waktu lama.

Setiap game yang dibuat sesuai dengan tujuan yang tepat, dan diberikan kepada pengguna yang tepat maka bisa menjadi hebat. Sebaiknya kamu menentukan tujuan pembuatan game sesuai dengan kapasitas kamu, sehingga kamu tidak merasa terbebani dengan tujuan yang kamu buat sendiri sehingga kamu dapat mencapainya dengan senang. Dengan tujuan yang jelas maka kamu dapat melangkah ke tahap selanjutnya dengan lebih mudah. 


Pahami Kosep Koding vs Mendesain

Setiap membuat game, kamu perlu membedakan antara membuat dan mendesain. Untuk menghasilkan sebuah game kamu perlu menyiapkan tiga komponen yang telah dijelaskan diatas seperti urutan logika pemrograman, gambar dan suara. Diawal pembuatan game kamu sebenarnya bisa mengurangi tiga bagian ini menjadi dua saja yakni pemrograman dan gambar. Setelah game dapat berjalan sesuai tujuan kamu bisa menambahkan suara dibagian selanjutnya.

Bila kamu ingin membuat game sendiri, maka kamu perlu memahami bagaimana tampilan game kamu sesuai konsep atau rencana tujuan kamu. Tidak hanya itu, agar setiap item yang tampil bisa menarik dalam game kamu, maka kamu harus mendesainnya. Bila kamu bekerja secara tim, maka kamu mungkin bisa membagi peran ini dengan mudah. Desainer game bertugas membuat berbagai tampilan sehingga bisa menghabiskan banyak waktu untuk membuat berbagai karakter dan detail game dalam tampilan terbaik.

Selain tampilan maka kamu juga harus memastikan game kamu dapat berjalan dan berlaku sesuai konsep tujuan yang telah kamu tetapkan. Dalam hal ini yang saya maksud kamu akan memastikan kode program yang kamu buat bisa berjalan sesuai tujuan. Dengan mengetahui desain sebelum koding, maka akan banyak membantu bagaimana jadinya proses game kamu secara bertahap.

Berita baiknya, banyak game yang telah dibuat saat ini prosesnya bisa beriringan antara desain dan proses kodingnya. Sehingga kamu bisa mengambil dua peran sekaligus tentunya untuk game yang sederhana.

Membuat game impian pribadi tentunya menantang dan seru. Kamu mungkin mulai berpikir untuk tidak merealisasikannya setelah mengetahui urutan langkahnya, Sebaiknya jangan berhenti teruslah berjuang. Kamu juga bisa mengambil langkah untuk menyerahkannya kepada ahli atau orang lain. Bila membuat game adalah keinginan kamu sebaiknya teruslah berusaha agar game impian kamu berhasil diwujudkan. 


b.  Membuat Dokumen Desain 

Setelah kamu memiliki konsep dan gambaran tujuan bagaimana game kamu akan dibuat maka hal yang akan membantu kamu dalam proses selanjutnya adalah membuat dokumen desain. Dokumen desain bagi sebagian orang merupakan pekerjaan yang membosankan, bahkan banyak orang yang menyepelekan dan melewati proses ini. Padahal proses ini akan banyak membantu kamu untuk proses selanjutnya.

Pada proses ini kamu perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Keterampilan kamu, kamu tentunya mengetahui sejauh mana kemampuan koding desain atau mengolah suara. Kamu perlu mengukur apakah kamu bisa melakukan semuanya atau memerlukan bantuan orang lain.

2. Bahasa pemrograman yang akan kamu gunakan. Pada proses penentuan ini akan mempengaruhi cara kerja kamu dalam menghasilkan game yang kamu inginkan. Hasilnya ditangan pengguna nantinya mungkin tidak akan banyak berbeda bila kamu menggunakan bahasa pemrograman lain. Tetapi cara kerja kamu akan berbeda bila menggunakan bahasa yang berbeda pula.

3. Menentukan Tampilan serta fitur game. Pada proses ini sebaiknya kamu memikirkan bagaimana game kamu menarik bagi pengguna tapi juga menarik bagimu. Menarik bagi kamu yang saya maksud bukan hanya dari tampilannya saja, tapi juga memberikan keuntungan untuk mu apapun bentuknya.

4. Menentukan strategi untuk terus digunakan orang. Tentunya kamu tidak ingin pengguna gamemu berhenti menikmati game buatanmu. Oleh sebab itu game harus terus diperbarui dan ditambah sesuatu yang menarik pengguna game kamu untuk terus memainkannya.

Dengan membuat dokumen desain dari game secara jelas dan detil maka kamu akan mudah menggunakannya dalam menyusun game setahap demi setahap hingga selesai. Tentu saja dokumen desain ini bisa ditambah atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan. 

Macam-macam Game Design Document

Menurut Ernest Adams dalam bukunya Fundamentals of Game Design terbitan tahun 2010 menyatakan bahwa Game design memiliki beberapa macam yang terbagi berdasarkan ciri dan fungsinya, antara lain sebagai berikut:

  • High Concept Document, adalah dokumen untuk memberikan informasi kepada publisher tentang game yang akan dibuat. Ciri-ciri dalam dokumen ini adalah berisi tentang penjelasan ide utama game yang tidak lebih dari 4 halaman.
  • Game Treatment Document, adalah dokumen untuk menjelaskan game dalam bentuk outline sehingga dapat dibentuk prototype yang akan dilanjutkan menjadi game. dokumen ini memiliki ciri yaitu memuat semua ide dasar yang sederhana.
  • Character Design Document, adalah dokumen yang menjelaskan rancangan atau desain karakter dalam game. Tujuannya adalah menjelaskan tampilan karakter dan juga aktivitas dalam bentuk animasi atau gerakan yang dapat dilakukan oleh karakter tersebut. Dalam dokumen ini dapat dijelaskan gerak karakter hingga detil seperti emosi, pose, atau ekspresi wajahnya.
  • World Design Document, adalah dokumen yang berisi tentang gambaran dunia game yang akan digunakan. Dokumen ini berisi penjelasan tentang dunia latar game serta berbagai macam benda yang ada disana. Dapat dijelaskan pula tentang suasana, suhu, sifat emosi dan gaya estetika disana.
  • Flowboard adalah dokumen yang berisi gabungan dari flowchart dan storyboard. Dokumen ini bertujuan untuk memudahkan penjelasan rangkaian gambar sesuai cerita dan alur algoritma yang akan dituliskan dalam bentuk kode oleh programmer.
  • Story and Level Progression Document adalah dokumen yang berisi cerita dari game yang akan dibuat. Bagaimana kemajuan setiap peningkatan level awal ke level selanjutnya. Dokumen ini berisi garis besar pengalaman pemain dalam memainkan game yang akan dibuat.
  • Game Script merupakan dokumen yang berisi dokumentasi aturan permainan secara detil dan skrip game berjalan.

Walaupun tidak baku, menulis game design dokumen akan sangat membantumu mempermudah langkah pembuatan game selanjutnya. Apalagi bila kamu membuat game dalam bentuk Tim. Bila kamu membangun game sendirian, tentu saja boleh tidak menulis game design ini. Jangan terlalu merasa harus tapi akan lebih baik bila kamu membuatnya.


c. Memilih dan Menentukan Software

Sebelum mulai menyusun dan membuat item dalam game kamu, kamu perlu memilih dan menentukan software apa yang akan membantu kamu. Untuk memudahkan kamu dalam menentukan software yang akan kamu gunakan, kamu bisa menimbang dari platform apa yang akan digunakan pengguna untuk memainkan game buatanmu. Beberapa game bisa ditemukan hanya untuk platform tertentu saja, tetapi ada juga yang ditemukan di banyak platform. 

Beberapa game yang dipasarkan di IOS juga tersedia versi androidnya, tentunya hal ini diwujudkan dengan bantuan software tertentu untuk memudahkan proses kompilasinya. Kamu bisa saja membuat gamemu hanya untuk platform spesifik sesuai target pengguna yang kamu tuju, atau banyak pengguna dengan segmen tertentu.

Dalam memilih software kamu tentu juga tidak bisa lepas dari kebutuhan mendesain tampilan item, apakah cukup 2D atau harus tampil 3D. Semakin canggih software dapat mewujudkan keinginan kamu biasanya juga diikuti dengan harga yang perlu pertimbangkan. 

Tidak ketinggalan juga selain itu kamu juga perlu memperimbangkan bahwa dalam menentukan software, juga pasti akan membutuhkan perangkat berkualitas yang mampu menjalankan software tersebut. Umumnya kebutuhan Jenis Prosessor, RAM, Kartu Grafis dan tempat penyimpanan adalah hal umum yang dibutuhkan suatu software agar dapat berjalan sempurna.


d. Mulai Urusan Koding

Sebuah Game disusun dari beberapa baris hingga jutaan kode bahasa pemrograman. Jadi bila kamu benar-benar ingin membuat game sesuai dengan kreatifitasmu, Saya anjurkan untuk mempelajari setidaknya salah satu bahasa pemrograman. Tapi kamu jangan alergi dulu, Sebenarnya kamu bisa membuat game tanpa harus mengetahui bahasa pemrograman apapun. 

Konsekuensinya bila kamu tidak ingin belajar bahasa pemrograman maka kamu perlu bantuan orang lain atau menggunakan software pembuat game yang dapat mewujudkan alur logika yang ingin kamu buat. Kamu tentu sudah mempertimbangkan di langkah sebelumnya mengenai hal ini.

Banyak game untuk perangkat seluler yang saat ini tidak perlu membutuhkan bantuan software tertentu. Kamu bisa membuatnya sendiri dengan menggunakan Javascript, CSS dan HTML. Kemudian setelah itu kamu perlu membungkusnya dengan paket khusus misalnya seperti Cordova ataupun PhoneGap. Setelah itu kamu tinggal melakukan build agar menjadi aplikasi Android, Windows ataupun iOS.


Bahasa pemrograman apa yang harus saya kuasai untuk membuat game?

Bila kamu ingin membuat game pada platform tertentu maka kamu perlu mempelajari bahasa yang sesuai untuk platform tersebut. Setidaknya kamu memerlukan untuk menguasai satu bahasa pemrograman saja, selanjutnya kamu bisa menambahkannya bahasa yang lain bila dibutuhkan. Ada beberapa bahasa pemrograman yang sering digunakan pembuat game diantaranya sebagai berikut:

Javascript

Javascript merupakan salah satu bahasa yang dianggap mudah dikuasai bahkan pemula sekalipun. Dengan berbekal Javascript kamu bisa membuat game sederhana untuk smartphone. Saat ini ada jutaan orang yang juga sudah menguasai javascript, maka itu artinya sebenarnya mereka sudah memiliki bekal untuk membuat game mereka sendiri.

Untuk menguasai Javascript kamu bisa belajar secara online sendiri dengan banyak sumber gratis di internet. Tetapi bila kamu ingin proses belajar lebih cepat dan terukur, maka kamu sebaiknya mengambil Kursus JavaScript. Sehingga bila kamu sudah menguasai Javascript kemudian membuat gamemu sendiri hingga puas, kamu bisa membantu orang lain yang kesulitan dengan JavaScript dengan harga yang tidak sedikit.

Java

Walaupun namanya mengandung kata yang sama dengan pemrograman JavaScript, tetapi sebenarnya keduanya bukanlah bahasa pemrograman yang sama. Java adalah bahasa pemrograman yang paling populer untuk membuat game Android. Aplikasi resmi dari google untuk membuat android juga memilih java sebagai bahasa pemrograman. Dengan bahasa ini game android yang kamu buat bisa digunakan dengan sangat ringan, cepat dan mudah untuk dipersonalisasi

Bila kamu fokus untuk membuat game Android, maka kamu harus tahu bagaimana cara koding menggunakan Java. Untuk mempelajari Java kamu bisa mempelajari secara otodidak tetapi butuh waktu yang tidak sedikit bagi pemula. Untuk itu bila kamu pemula disarankan mengambil kursus sebelum menemukan hal rumit yang menyurutkan semangatmu.

Swift

Bahasa Swift merupakan bahasa yang mempermudah dalam pembuatan aplikasi dan game iOS. Bila kamu memiliki perangkat Mac dan ingin membuat game iOS maka bahasa ini sangat direkomendasikan untukmu. Bahasa ini juga sudah menjadi favorit programmer untuk membuat game pertama kali.

Untuk menyingkat waktu belajarmu sebaiknya mengambil kursus pemrograman bahasa Swift. Bila kamu masih memiliki banyak waktu kamu bisa mempelajari Swift dari berbagai tutorial online di internet.

Bahasa C

Bahasa C, C# dan C++ adalah bahasa yang diperuntukkan untuk pemrogaman game console yang rumit. Bahasa ini juga tidak direkomendasikan untuk pemula karena sangat kompleks dan sulit dipelajari. Bila kamu serius untuk membuat game sebagai karier kamu boleh mempelajarinya dengan mengikuti kursus yang tersedia secara online.

Beberapa Software pembuat game ada yang menggunakan C# sebagai basic pemrogramannya. Salah satu software tersebut adalah Unity. Hasil game dari software yang menggunakan C sebagai pemrogramannya dapat berjalan dengan sangat cepat dan efisien diberbagai spesifikasi hardware.


e. Test Game

Setelah kamu berhasil membuat game, maka kamu harus mencobanya dulu sebelum kamu pasarkan. Mencoba game bertujuan untuk mengetahui kelemahan dan hal negatif lain yang tidak berjalan sesuai harapan. Kemudian setelah mengetahuinya kamu harus memperbaikinya semaksimal mungkin. 

Proses ini jauh lebih baik dari pada kamu menerima komentar buruk dari pengguna game kamu. Sebab komentar buruk dapat menurunkan keinginan calon pengguna kamu yang lain untuk mencobanya lagi. Untuk proses testing ini kamu juga dapat mengundang teman-teman kamu yang mau memberikan penilaian secara jujur. 

Dalam proses testing kamu hendaknya tidak menggunakan hanya satu hardware saja, kamu perlu mencoba di banyak perangkat. Semakin banyak macamnya akan semakin bagus. Bila kamu menargetkan untuk digunakan secara online menjadi web base kamu perlu mencobanya dibanyak jenis browser.

Fitur Testing Developer Console

Kamu dapat memanfaatkan bantuan dari pihak ketiga, salah satunya adalah Google Developer Console. Sewaktu kamu akan melaunching game buatanmu ke playstore, kamu dapat menemukan opsi untuk melakukan versi testing atau biasa disebut versi beta. Google akan menyediakan fasilitas untuk mengundang teman-teman yang kamu kenal melalui email. 

Kamu tinggal memasukkan beberapa isian, maka hasilnya Google akan menunjukkan data statistik secara lengkap untukmu. Informasi kegagalan, informasi dimana digunakan, pada perangkat apa dan informasi penting lainnya dapat dengan mudah kamu pantau melalui fasilitas Google tersebut.


f. Mulai Memasarkan

Setelah melalui test yang ketat, Game yang telah kamu buat saatnya dipasarkan. Kamu sebenarnya dapat mulai memasarkan game kamu sebelum saat rilis ataupun bersamaan dengan saat rilis. 

Hal yang direkomendasikan adalah bila kamu memasarkan game kamu sebelum saat rilis. Sebab ketika rilis kamu sudah bisa langsung mendapatkan keuntungan, berbeda dengan bila kamu baru memasarkan bersamaan saat rilis ataupun setelah rilis. 

Saat game di-rilis kamu harus benar-benar memastikan bahwa game tersebut bebas kesalahan (bug). Sebab game yang bagus dan disukai pengguna akan dapat memasarkan dirinya sendiri tanpa perlu membuat kamu susah payah memasarkannya.

Untuk memasarkan game kamu hendaklah sesuai dengan pasar yang kamu tuju. Kamu dapat mengikutkan game kamu pada pasar yang telah disediakan oleh vendor tujuan game. Misalnya kamu membuat aplikasi android, maka paling tidak kamu menempatkan game kamu di Android Playstore, atau misalnya kamu membuat game iOS maka kemu telah menempatkan game kamu di iTunes. 

Begitu juga bila kamu membuat game untuk pasar sosial media yang biasanya berbentuk aplikasi game berbasis web. Selain itu kamu juga dapat memasarkan game kamu pada website kamu sendiri. Tapi bila traffict website kamu belum cukup ramai maka menggunakan pasar yang vendor sediakan akan lebih memudahkan kamu.

Semua pemilihan pasar hendaknya sudah kamu pikirkan saat membuat dokumen model. Sehingga saat kamu selesai mengerjakan semua langkah diatas, kamu tinggal mengevaluasi mana yang kurang dan mana yang telah dapat diterima oleh penggunamu dengan baik. 

Kesimpulan

Membuat game sendiri merupakan tantangan dan capaian yang luar biasa bila kamu berhasil melaluinya. Jika kamu tertarik belajar koding maka membuat game sendiri adalah tantangan yang sangat menarik untuk kamu selesaikan. Dengan kesuksesan kamu membuat gamemu sendiri, tanpa terasa kemampuan kodingmu juga akan terasah.

Sebelum kamu memutuskan untuk membuat game, kamu perlu mengasah kemampuanmu dalam menggunakan berbagai software. Baik software desain gambar 2D, 3D ataupun software pembuatan game seperti Unity, CryEngine dan lain sebagainya yang telah kamu pilih di tahap dokumen desain. 

Kemudian jika kamu menyadari memiliki keterbatasan maka kamu juga bisa mengajak orang yang bisa kamu andalkan untuk membantumu. 

Mulailah dari game sederhana yang bisa kamu wujudkan menjadi nyata, kemudian setelah berhasil kamu bisa mengembangkannya atau membuat game lainnya yang lebih rumit dan kompleks. Jangan terlalu memaksakan diri sehingga malah membuat banyak waktumu terbuang. Mengambil kursus setiap bagian yang belum kamu kuasai sangat direkomendasikan untuk menyingkat waktu.


Posting Komentar